Custom Domain Blogger

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Media Online Bentuk Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), AMI, dan AMDI

Posted by On April 14, 2017

Media Online Bentuk Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI)
Sebelum Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), ada juga AMSI Kepri, AMI, dan AMDI.  

Media Online di tanah air membentuk Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI). Menurut rencana, deklarasikan pendirian AMSI dilakukan Selasa 18 April 2017 di Jakarta.

Media Online yang tergabung di AMSI antara lain detik.com, kompas.com, liputan6.com, viva.co.id, cnnindonesia.com, merdeka.com, metrotvnews.com, okezone.com, republika.co.id, bisnis.com, tribunnews.com, tempo.co, dan kapanlagi.com.

Sejaih ini AMSI berisikan 26 anggota pendiri dan 95 anggota biasa. Jumlah anggota AMSI akan terus bertambah.

Dengan mendirikan AMSI, para pemain media siber diharapkan memiliki posisi bargaining yang lebih kuat, bukan hanya terhadap stakeholder pers lain, tapi juga terhadap negara (Kementerian Komunikasi dan Kepolisian misalnya).

Selain itu, AMSI diharapkan menjadi bagian dari rezim swaregulasi media siber. Jangan sampai media siber diatur oleh orang-orang yang tidak memahami dinamika media siber.

Setelah terbentuk, AMSI akan menjadi asosiasi perusahaan kelima yang bisa menjadi stakeholder Dewan Pers bersama Serikat Penerbitan Pers (SPS), Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI), Asosiasi Televisi Lokal Indonesia (ATVLI) dan Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI).

AMSI KEPRI

Sebelumnya, nama AMSI digunakan sebagai organisasi yang dideklarasikan sembilan Pemimpin Perusahaan/Pemimpin Redaksi media online di Kepulauan Riau, khususnya di kota Batam, Agustus 2016.

Sembilan media online tersebut adalah potretkepri.com, detikglobalnews.com, kejoranews.com, Batamekbiz.com, independennews.com, infokepri.com, realitasnews.com, simakkepri.com, dan detiknasional.com.
AMI

Ada juga organisasi media online bernama Asosiasi Media Online Indonesia (AMI) yang dideklarasikan di Jakarta 16 Januari 2017.
 
AMI dideklarasikan sebagai upaya memenuhi aspirasi para penggiat media yang mayoritas menggantungkan hidupnya sebagai jurnalis. Deklarasi diihadiri 36 perwakilan media online di wilayah Jabodetabek.

Anggota AMI antara lain situs Kabar Nasional, Jakartakita, Berita Nusantara, dan Harian Nasional.

AMDI

Selain AMSI, pada Oktober 2016 lahir pula Asosiasi Media Digital Indonesia (AMDI) yang dirintis oleh sekitar 10 wartawan senior yang juga pemilik media. 

AMDI diharapkan bisa menjadi wadah bagi pebisnis media tradisional cetak yang “hijrah” atau menjadi penopang para start up di media digital. 

AMDI menjadi wadah organisasi bagi perkembangan media digital atau media online di Indonesia. Organisasinya saat ini telah membina lebih dari 150 media online atau media digital di seluruh Indonesia.

Media yang bergabung dalam AMDI di antaranya halloapakabar.com, eksekutif.com, detak.co, moneter.co, eksplorasi.id, industry.co, beritaenam.com, telegraf.co.id, indonews.id, editor.id, resourcesasia.id, surabayaonline.co, maduranews.id, malangvoice.com, batulicinnews.com, dan obsesirakyat.com. (Berbagai Sumber).*

Cara Membuat Navigasi Menu Melayang di Blogger

Posted by On March 12, 2017

Cara Membuat Navigasi Menu Melayang di Blogger
Cara Membuat Navigasi Menu Melayang di Blogger

NAVIGASI Menu melayang (floating menu, sticky menu, fixed menu) adalah navigasi menu blogger yang jika halaman discroll ke bawah menu tetap tampil atau muncul di bagaian teratas.

Untuk memasangnya di template blog DetikStyle lama (yang belum diupdate), lakukan langkah berikut ini.


Cara Membuat Navigasi Menu Melayang di Blogger

1. Di Dashboard Blogger: Klik Theme > Edit HTML
2. Cari dan GANTI KODE berikut ini

#menu1 {color:#fff;height:50px;margin-bottom:0;margin-bottom: 15px;border-bottom:5px solid #f0f0f0;}

DENGAN

#menu1 {color:#fff;height:50px;margin-bottom:0;margin-bottom: 15px;border-bottom:5px solid #f0f0f0;width:100%;max-width:1050px;}

3. Pasang (Copas) Kode Berikut ini di atas kode </body>

<script type='text/javascript'>
//<![CDATA[
$(document).ready(function() {
    var stickyNavTop = $('#menu1').offset().top;
    var stickyNav = function(){
        var scrollTop = $(window).scrollTop();
        if (scrollTop > stickyNavTop) {
            $('#menu1').css({ 'position': 'fixed', 'top':0, 'z-index':9999 });
        } else {
            $('#menu1').css({ 'position': 'relative' });
        }
    };
    stickyNav();
    $(window).scroll(function() {
        stickyNav();
    });
});
//]]>
</script>

4. Save Template!

Kode untuk membuat Navigasi Menu Melayang di nomor 3 di atas juga bisa diterapkan di template blogger apa pun. Tinggal sesuaikan nama atau kode menunya yang bertanda merah.

Demikian Cara Membuat Navigasi Menu Melayang di Blogger. Good Luck! (CB Blogger).*

Isi Pidato Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al-Saud di Gedung DPR/MPR

Posted by On March 02, 2017

Isi Pidato Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al-Saud di Gedung DPR/MPR
Raja Arab Saudi, Salman bin Abdul Aziz Al-Saud, menyampaikan pidato di gedung DPR, Kamis (2/3/2017).

Dalam pidatonya, Raja Salman mengapresiasi sambutan yang diberikan oleh pemerintah dan rakyat Indonesia terhadap dirinya dan rombongan.

"Kami ucapkan terima kasih atas sambutan luar biasa penuh kehormatan. Semoga ini menjadi titik kerja sama di berbagai aspek di tengah dinamika umat Islam," katanya dalam bahasa Arab seprti dikutup detik.com.

Dalam sambutan singkatnya, Raja Salman juga berbicara soal kerja sama antar dua negara yang berfokus pada pemberantasan terorisme. Selain itu, fokus kerja sama juga menyangkut masalah politik.

"Terutama menangani masalah teroris, termasuk masalah stabilitas politik dalam negeri. Persoalan kerja sama pemberantasan terorisme menjadi persoalan bersama," ujar Raja Salman.

Usai berpidato, Raja Salman berserta rombongan delegasi akan menuju Masjid Istiqlal.

Sejumlah menteri dan pimpinan Parpol turut hadir di gedung DPR/MPR. Mereka turut mendengarkan pidato Raja Salman bin Abdulaziz. 

Sejumlah pimpinan parpol yang hadir antara lain Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto, dan Ketau Umum NasDem Surya Paloh. 

Hadir pula para ulama, seperti Ustaz Yusuf Mansur dan Ustaz Arifin Ilham.*

Polwan Cantik Bripda Ismi Aisyah Curi Perhatian di Lokasi Ledakan Bom di Bandung

Posted by On March 01, 2017

Polwan Cantik Bripda Ismi Aisyah Curi Perhatian di Lokasi Ledakan Bom di Bandung
Bandung -- Seorang polwan yang bertugas di lokasi ledakan bom di Kelurahan Arjuna, Cicendo Bandung, tiba-tiba menjadi viral di sosial media.


Namanya, Bripda Ismi Aisyah. Polwan cantik ini tertangkap kamera saat berada di lokasi ledakan.

Dengan cepat foto-foto Bripda Ismi tersebar dan di share banyak orang. Terlihat dalam foto, Ismi tengah berjalan sembari membawa kamera. 

Pasca ledakan di Bandung, yang viral malah foto-foto Bripda Ismi Aisyah yang bertugas di lapangan.

Selain foto menenteng kamera, terdapat juga polwan cantik itu saat memainkan handphone. 

Polwan cantik ini juga terlihat di samping Kapolda Jawa Barat, Irjen Anton Charliyan ketika beliau turun langsung ke lokasi peledakan bom terjadi di Kelurahan Arjuna, Kecamatan Cicendo.

Pelaku bom telah dibekuk polisi. Pelaku sempat melarikan diri dan bersembunyi di kantor kelurahan Arjuna. Situasi saat ini di lokasi sudah aman. Hal tersebut juga ditegaskan oleh Kapolda Jabar Irjen Anton Charliyan.

"Situasi di kelurahan Arjuna, Cicendo sudah aman terkendali. Pelaku sudah dilumpuhkan oleh , kondisi pegawai kelurahan juga sehat dan selamat,” kata Kapolda. (Sumber)

Berikut ini Foto Lain Bripda Ismi Aisyah yang beredar di media sosial:

Bripda Ismi Aisyah


Bripda Ismi Aisyah
Bripda Ismi Aisyah

Bripda Ismi Aisyah
Bripda Ismi Aisyah

Bripda Ismi Aisyah
Bripda Ismi Aisyah

Akun Anonim Media Sosial Bisa Dilacak Polisi

Posted by On March 01, 2017

Akun Anonim Media Sosial Bisa Dilacak Polisi
POLISI menyatakan bisa melacak akun anonim, nama samaran, ataupun akun palsu di media sosial. Akun media sosal abal-abal itu biasanya menyebarkan fitnah dan ujaran kebencian yang menyerang seseorang.

Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Mohammad Fadil Imran mengatakan, akun anonim bisa dengan mudah dilacak. Namun, perlu waktu untuk menemukan siapa orang yang mengelola dan menjalankan akun tersebut.

"Bisa, tetap bisa dilacak. Cuma butuh teknologi dan waktu," kata Fadil, Senin (27/2/2017), dikutip Liputan6.

Dijelaskan, akun anonim ini kerap menyebarkan fitnah dan ujaran kebencian (hate speech). Hanya saja, Fadil mengaku pihaknya tak bisa langsung bergerak menindak akun tersebut tanpa adanya laporan dari pihak yang merasa dirugikan.

"Tapi kalau sudah viral kita melakukan profiling atau penyelidikan," ucap Fadil.*